International Creatives Exchange (ICE) menggelar Festival Negeri Kami (FNK) 2026 melalui program Negeri Kami di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 25 Oktober 2026. Festival ini menjadi festival kebudayaan pertama di Indonesia yang menghadirkan seluruh 38 provinsi dalam satu panggung.

Sebagai penggagas dan penyelenggara, ICE menyiapkan festival ini selama tujuh bulan, berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI). Festival dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra, mewakili Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.

Festival diawali pawai budaya yang diikuti kontingen dari 38 provinsi, masing-masing mengenakan busana daerah. Pawai diiringi marching band, musik Tanjidor, dan Ondel-ondel, ikon budaya Betawi.

Usai pembukaan, panggung menampilkan tarian daerah dari 38 provinsi. Di antaranya Tari Ratoh Jaroe dari Aceh, Tari Gambyong dari Jawa Tengah, Tari Piring Batuah dari Sumatera Barat, Tari Gendang Beleq dari Nusa Tenggara Barat, Tarian Kabasaran dari Sulawesi Utara, dan Tari Yospan dari Papua.
Festival juga menghadirkan tarian Pakistan sebagai wujud pertukaran budaya, dan ditutup dengan penampilan musik Gambus Lampung.

Kementerian Kebudayaan menyambut FNK sebagai terobosan, karena untuk pertama kalinya seluruh provinsi tampil bersama dalam satu festival. Pembukaan dihadiri tamu kehormatan, kepala kantor penghubung provinsi, serta masyarakat yang antusias memadati area TMII.

Melalui Festival Negeri Kami, ICE menegaskan komitmennya melestarikan budaya lokal dan menghadirkan ruang inklusif untuk merayakan keberagaman Indonesia. Sejalan dengan semangatnya, 38 Provinsi. Satu Panggung. Satu Nusantara., festival ini diharapkan tumbuh menjadi agenda budaya berkelanjutan yang memperkuat kebanggaan publik terhadap warisan budaya Indonesia.